Citrus Masha UD. Lemon Uli, Minuman Sari Lemon Asli dengan Beragam Manfaat Kesehatan. Lemonnya dari Kebun Sendiri lho…

Kandungan vitamin C – nya yang tinggi mampu menurunkan kolesterol, mengobati asam lambung, melancarkan pencernaan, mengontrol tekanan darah tinggi, detoksifikasi hingga menurunkan berat badan.

Minuman Lemon Citrus Masha dari UD. Lemon Uli
Minuman Lemon Citrus Masha dari UD. Lemon Uli

Sitrun, jeruk sitrun, atau lemon adalah sejenis jeruk dengan aroma yang khas.

Buah dengan warna kuning dan kandungan airnya yang asam dan segar ini memang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Kandungan vitamin C – nya yang tinggi mampu menurunkan kolesterol, mengobati asam lambung, melancarkan pencernaan, mengontrol tekanan darah tinggi, detoksifikasi hingga menurunkan berat badan.

Untuk mendapatkan beragam manfaat kesehatan dari buah yang masih dalam keluarga jeruk ini adalah dengan mengkonsumsi airnya.

Kamu bisa memeras lemon untuk mendapatkan airnya lalu diminum atau dengan mencampurkan potongan lemon ke dalam botol minuman kamu sehari-hari yang biasa disebut dengan infused water.

Nah, buat kamu yang tidak sempat untuk membuat infused water sehari-hari, kamu bisa coba minuman lemon Citrus Masha dari UD. Lemon Uli yang satu ini nih.

Citrus Masha dari UD. Lemon Uli ini adalah minuman sari lemon asli tanpa bahan pengawet.

Bahan baku lemon untuk membuat minuman lemon Citrus Masha dari UD. Lemon Uli ini juga dari kebun sendiri lho…

Jadi, pastinya terjamin banget kualitasnya.

Minuman sari lemon asli Citrus Masha dari UD. Lemon Uli ini merupakan produksi dari Ibu Jemdiana dengan pengelola kebun lemon yaitu suaminya sendiri yang biasa dipanggil Pak Sihombing.

Melalui wawancara singkat via aplikasi pesan beberapa waktu yang lalu, saya bertanya kepada Bapak Sihombing mengenai usaha minuman lemon yang Ia rintis bersama istrinya ini.

Usaha minuman lemon ini ternyata memiliki cerita yang menarik.

Saat itu, Bapak Sihombing memiliki tanah sawah seluas 5.120 m2 yang Ia dan istrinya beli dari ahli waris sepeninggal ibu mertua-nya.

Melihat tanah sawah tersebut, Bapak Sihombing tertarik untuk dijadikan lahan bisnis.

Dalam penerbangan pulang ke rumahnya di Jakarta, Ia pernah bertanya ke penumpang disebelahnya mengenai jenis tanaman apa yang bisa dijadikan bisnis.

Penumpang sebelahnya menyarankan untuk bertani tanaman buah yang langka tapi diminati masyarakat seperti jambu bol.

Setiba di rumahnya di Jakarta, Bapak Sihombing pun mulai mencari informasi mengenai jambu bol mulai dari bibitnya, cara penanaman hingga pupuknya di internet.

Namun masalahnya, jambu bol ini berbuah sekitar 7 s/d 10 tahun.

“Ini yang berat. Modal dan habis usia. ” ujarnya.

Akhirnya Bapak Sihombing memutuskan untuk mencari jenis tanaman yang lain untuk ditanam di tanah sawahnya yaitu lemon.

Ide untuk menanam lemon ini Ia dapatkan setelah melihat kebiasaan anak muda Jakarta yang setelah mampir di resto atau cafe untuk minum atau makan sambil menunggu lalu lintas lebih lancar selalu ditutup dengan minum air lemon.

“Biasanya anak muda yang suka minum kopi atau makan makanan yang berat selalu ditutup dengan minuman lemon. Ini maksudnya agar makanan yang disantap tadi tidak jadi minyak berlebih. ” jelasnya.

Dari sinilah Ia mulai tertarik dengan jeruk lemon dan mulai mencari informasi mulai dari cara budidaya, pupuk, pencegahan, hama, jenis-jenis lemon dan bibitnya.

“Saya akhirnya memilih jenis lemon Timur Tengah, dengan alasan mulai berbunga sejak 4 bulan, kulit buahnya tipis, airnya banyak dan non biji. ” jelasnya.

Selain itu, pemilihan tanaman lemon ini juga Ia lakukan untuk membantu pemerintah dalam mengurangi impor lemon dari luar negeri.

“Impor lemon di Indonesia cukup besar. Sehingga secara tidak langsung membantu pemerintah mengurangi devisa yang dikeluarkan untuk impor lemon. ” jelasnya.

Pak Sihombing bercerita bahwa awal mula bertani tanaman lemon ini juga tidak mulus.

Harga lemon per kilonya ternyata tidak bersahabat.

Saat itu hanya dihargai Rp 4 ribu per kilonya.

Pak Sihombing pun sempat melakukan survei harga lemon ke Tanah Karo dan ternyata banyak petani lemon yang beralih ke tanaman lain.

Minuman Lemon Citrus Masha dari UD. Lemon Uli
Minuman Lemon Citrus Masha dari UD. Lemon Uli

Sementara itu di Jakarta, anak Pak Sihombing yang bungsu, Stefany bersama teman-temannya tamatan UI bergabung dalam Komunitas Petani Kota, yang minimal 1x sebulan pameran hasil tani dan olahannya seperti lemon yang diolah menjadi minuman lemon, lemon tea hingga manisan lemon (dari kulit lemon).

Melihat hal ini, dalam keadaan kesulitan pemasaran lemon yang saat itu Ia rasakan pun, Ia memberanikan diri untuk mencoba memproduksi minuman lemon.

Hasilnya, ternyata minuman lemon yang Ia produksi tersebut sangat berkhasiat untuk kesehatan.

“Diantara pembeli ada yang mengaku sembuh asam lambung (maag), kolesterolnya turun, asam urat turun, dll. Bahkan ada anak muda yang membeli minuman lemon ini karena dia sudah makin sembuh dari ketergantunga narkoba”. jelasnya.

Melihat hal ini Pak Sihombing pun merasa bahagia karena banyak yang sembuh dari minum lemon ini, meskipun secara finansial Ia masih merasa kedodoran.

Selain memproduksi minuman lemon olahan (read: maksudnya dengan campuran), Pak Sihombing juga memproduksi Lemon Virgin yang tidak dicampur dengan apapun yaitu murni 100 % dan sangat bagus untuk menurunkan berat badan.

Untuk produksi, Bapak Sihombing juga mengatakan tidak menyediakan stok. Tetapi baru membuat bila ada yang pesan.

Ketahanan produk minuman lemon Citrus Masha dari UD. Lemon Uli ini juga cukup panjang yaitu bisa tahan hingga 3-4 minggu jika disimpan dalam kulkas.

Sebenarnya Bapak Sihombing berniat untuk memproduksi lebih banyak dan tentunya harus dengan tambahan bahan pengawet yang diizinkan dari Dinas Kesehatan.

Bapak Sihombing bersama dengan Ibu Bupati Deli Serdang Junita Tambunan saat kunjungan ke kebun lemon produksi Lemonada / Citrus Masha dari UD. Lemon Uli
Bapak Sihombing bersama dengan Ibu Bupati Deli Serdang Junita Tambunan saat kunjungan ke kebun lemon produksi Lemonada / Citrus Masha dari UD. Lemon Uli

Namun, hampir semua pihak mengatakan termasuk Ibu Bupati Deli Serdang Junita Ashari Tambunan menyarankan untuk tidak menggunakan pengawet agar nutrisi yang berguna bagi kesehatan tidak hilang.

Minuman Lemon Lemonada / Citrus Masha dari UD. Lemon Uli
Minuman Lemon Lemonada / Citrus Masha dari UD. Lemon Uli

Dulunya, produk minuman lemon-nya ini bernama Lemonada dengan nama produksi yaitu UD. Lemon Uli.

Namun sekarang, sudah diganti menjadi Citrus Masha.

Hal ini dikarenakan pada saat pendaftaran merek ke Kemenkumham ternyata merk dengan nama Lemonada tersebut sudah ada yang punya atau sudah terdaftar.

Karena hal tersebut, akhirnya Bapak Sihombing dan Ibu Jemdiana pun sepakat untuk merubah nama produk minuman lemon-nya ini menjadi Citrus Masha.

Pemberian nama Citrus Masha pada nama produk minuman lemon-nya ini berasal dari nama cucunya.

“Citrus itu jeruk (umum). Masha panggilan bahasa Rusia untuk cucu saya di Moscow. Namanya Vasilisa Maria Romauli Raymondovsna Sihombing. Di Indonesia kita panggil ULI. Tapi gurunya disekolah memanggilnya Masha. ” jelasnya.

Ditanya soal pemasaran, saat ini Bapak Sihombing bersama istrinya Ibu Jemdiana menawarkan penjualan secara konsinyasi ke rumah makan/ restoran dan apotek/ toko obat.

Untuk penjualan, Bapak Sihombing mengatakan masih kecil namun kontinui.

Dari segi perizinan, Bapak Sihombing merasa sangat dibantu oleh pemerintah.

Mulai dari P-IRT dari Dinas Kesehatan, Paten Merk dari Kemenkumham yang difasilitasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan hingga Logo Halal yang sudah dalam proses yang difasilitasi dari Dinas Koperasi dan UKM Deli Serdang.

Ditanya soal harapan kedepannya, Bapak Sihombing berharap semoga masyarakat bisa semakin mengenal secara baik tentang manfaat lemon bagi kesehatan dan berharap bantuan pemerintah dalam pemasaran dan permodalan.

Gimana? Tertarik untuk mencoba minuman sari lemon asli yang bernama Citrus Masha dari UD. Lemon Uli ini?!

Mengkonsumsi minuman lemon ini secara rutin pastinya sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Apalagi buat kamu yang sedang diet, cocok banget nih buat dicoba karena dapat melancarkan pencernaan dan mendetoksfikasi tubuh.

Untuk mengetahui lebih lengkapnya dari minuman sari lemon Citrus Masha ini, kamu bisa cek video youtube-nya berikut ini!

Oiya, buat kamu yang sedang mencari oleh-oleh khas Deli Serdang jangan lupa singgah ke Pojok UKM Deli Serdang ya…

Pojok UKM merupakan tempat belanja hasil produksi UMKM Deli Serdang mulai dari makanan, minuman, kerajinan tangan hingga souvenir yang bisa kalian jadikan oleh-oleh khas Deli Serdang yang pastinya unik dan menarik.

Pojok UKM Deli Serdang terletak di Jalan Karya Utama No. 4 Lubuk Pakam (Komplek Kantor Bupati Deli Serdang). Lebih tepatnya terletak disamping Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Deli Serdang.

Pojok UKM kini juga sudah hadir di Taman Buah Lubuk Pakam lho…

Pojok UKM Taman Buah Lubuk Pakam berada di area sebelah kiri Pintu Masuk Utama Taman Buah Lubuk Pakam. Tepatnya berada di area sebelah kiri Patung Buah Taman Buah Lubuk Pakam.

Jadi, buat kamu yang ingin berekreasi ke Taman Buah Lubuk Pakam, kamu bisa singgah sebentar ke Pojok UKM untuk membeli cemilan atau oleh-oleh khas Deli Serdang pastinya.

Produk UMKM Deli Serdang ini juga bisa kamu pesan secara online via website Deli Serdang Mall di www.deliserdangmall.com atau via chat WhatsApp di 0811 6147 773

Atau download langsung aplikasinya di Play Store untuk pemesanan kapan saja dan dimana saja.

Beragam produk UMKM Deli Serdang juga bisa kamu temukan di P3UD (Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah) Deli Serdang yang terletak di Jalan Medan – Lubuk Pakam kilometer 20,2 Tanjung Morawa.

Happy Trying 😉